Nomos Logo
ID
Hero Image

OJK Ubah Pendekatan Pengawasan Likuiditas Konglomerasi

1 min read
|
Aug 28, 2026
|
Indonesia

Impact Scale

image

Medium

Affected Sectors

General Financial Se......

See All

Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) akan merombak fundamental pengawasan Konglomerasi Keuangan (“KK”) di Indonesia. Regulasi itu tertuang dalam Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“RPOJK”) tentang Pengelolaan Risiko Likuiditas Terintegrasi bagi KK yang Wajib Membentuk Perusahaan Induk KK (“PIKK”).

“Pengelolaan likuiditas yang sehat juga memerlukan adanya keterprediksian (predictability) dan perencanaan yang memadai dari seluruh pihak yang terlibat dalam penempatan maupun penarikan dana dalam jumlah signifikan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae.

Regulasi ini mewajibkan PIKK untuk memantau dan memelihara kecukupan likuiditas yang memadai bagi PIKK dan seluruh anggota KK, baik dalam kondisi normal maupun periode tekanan (stress). Dengan demikian, PIKK wajib mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara arus kas masuk (inflows) dan arus kas keluar (outflows) pada setiap rentang waktu guna memetakan potensi kebutuhan likuiditas.

“Ditargetkan tahun ini, sembari melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan likuiditas,” imbuhnya.

Unlock the Full Article

Access the full legal analysis, insights, and linked references with a NOMOS subscription.

In-depth legal interpretation

Related regulations across jurisdictions

Case law references & citations

Downloadable formats (PDF/citations)

Choose Your Plan

Smart. Flexible. Just Right for You.

  • Monthly / Yearly options
  • Indonesia jurisdiction (More soon)
  • For solo users or growing teams
  • Enjoy a 7-day free trial on all plans

Already subscribed?

Log in

Need more users or custom pricing?

Latest Publication